PPKM Level 3, Sekolah di Bojonegoro masih Terapkan 50 Persen PTM

SMPN 1 Bojonegoro yang menerapkan 50 persen pembelajaran tatap muka dan juga di beberapa sekolah lain di Kecamatan Kota Bojonegoro. (Foto: Sujatmiko/ngopibareng.id)

[ad_1]

Sejumlah sekolah di Kecamatan Kota Bojonegoro memberlakukan 50 persen Pembelajaran Tatap Muka (TPM). Menyusul level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kecamatan Kota Bojonegoro atas Covid-19 belakangan ini.

Penerapan PTM 50 persen di Kota Bojonegoro di beberapa sekolah terkemuka. Seperti SMPN 1 dan SMPN 2 Bojonegoro. Sedangkan di SMAN 1 dan SMAN 2 Bojonegoro bahkan menerapkan daring sejak dua pekan terakhir ini.

Menurut Arfan, 18, siswa IPA-12 SMAN 1 Bojonegoro, sudah dua pekan diterapkan pembelajaran sekolah di rumah. Proses belajar-mengajar di rumah lewat telepon selular dengan materi dari guru. “Ya, sekolah di rumah,” ujarnya pada ngopibareng.id, Senin 7 Maret 2022.

Hal sama juga dibenarkan guru SMPN 2 Bojonegoro Hartini, 55 tahun. Proses belajar mengajar masih belum stabil. Kadang masuk 50 persen, tetapi juga beberapa kelas diliburkan. Beberapa waktu lalu terpaksa anak-anak diliburkan karena hampir sakit flu. “Ya akhirnya beberapa kelas diliburkan dan anak belajar di rumah,” tegasnya Senin 7 Maret 2022.

Namun, tidak semuanya sekolah di Kabupaten Bojonegoro diliburkan atau masuk 50 persen. Bisa jadi karena di beberapa kecamatan di Bojonegoro, kasus Covid 19 relatif kecil. Seperti di Kecamatan Sekar, Gondang dan beberapa kecamatan lain di kabupaten ini. “Siswa-siswi kami belajar normal,” ujar Nur, guru sebuah sekolah dasar swasta di Kecamatan Malo, Bojonegoro.

Pelaksana Tugas Diknas Kabupaten Bojonegoro, Nur Sujito, belum memberikan jawaban atas pertanyaan dari ngopibareng.id. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Triguno membenarkan jika sekolah di Bojonegoro menerapkan TPM 50 persen.”Ya, sebagian sekolah terapkan 50 persen,” ujarnya singkat.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.