Pria Jombang Ditusuk Hingga Tewas, Polisi Mojokerto Buru Pelaku

  • Bagikan
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penusukan Dusun Kraton Desa Temon, Kecamatan Trowulan.(Deni Lukmantara/Ngopibareng)


Identitas pelaku penusukan terhadap Riski Ardiyanto 28 tahun warga Dusun Bandaran Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, sudah diketahui. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Nama sudah kami kantongi saat ini tim sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, kepada wartawan di Mapolsek Trowulan, 25 Agustus 2021.

Identitas tersangka diketahui setelah tim Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi. Pria asal Kabupaten Jombang yang diketahui bekerja sebagai penjaga warung sate itu ditemukan dalam posisi tengkurap di jalan depan rumah warga di Dusun Kraton Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Selasa 24 Agustus 2021, sore.

Kronologi Peristiwa

Saat ditemukan korban dalam kondisi tengkurap dengan mengenakan kaos dan celana warna hitam lengkap dengan sandal yang masih digunakannya. Polisi juga menemukan handphone milik korban. “Kami juga menemukan sebuah motor, jaraknya 600 meter dari TKP. Dan ini motor korban yang kami cari,” terang Andaru.

Motor Honda Scoopy warna merah kombinasi putih itu ditemukan polisi di rumah warga di Dusun Botopalung Desa Temon, Kecamatan Trowulan, pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. “Dari keterangan saksi yang melihat, sekitar pukul 14.30 WIB, ada dua orang yang menitipkan motor di situ kemudian lari ke arah kebun,” jelasnya.

Riski Ardiyanto ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian dada di depan rumah warga sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum ditemukan tewas warga mendengar ada teriakan orang minta tolong di kebun belakang rumahnya.

“Dari belakang rumah bu Yuni ada teriakan minta tolong. Saat itu dia tidak mengecek ke belakang rumah,” kata Kepala Dusun Kraton Desa Temon, Kecamatan Trowulan di TKP kemarin.

Meski begitu, polisi belum bisa menyebutkan lebih rinci terkait pelaku maupun motif penganiayaan. Yang pasti, saat ini pihak kepolisian sedang memburu seorang terduga pelaku.

“Sementara sudah ada satu nama, namun belum bisa kami sampaikan. Fokus utama kami mencari pelaku, kebetulan beberapa saksi yang menguatkan indikasi ke arah pelaku. Yang jelas pelaku berlatar belakang residivis kasus pencurian di polres lain,” ujarnya.

Hasil Autopsi

Polisi menyebut penyebab tewasnya Riski Ardiyanto 28 tahun warga Dusun Bandaran Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, disebabkan karena luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri. “Korban meninggal akibat luka tusukan di dada kiri di ruas ke empat tulang rusuk yang itu menembus ke parunya sampai ke jantungnya,”

Menurut Andaru, sampai saat ini pihaknya masih menemukan satu tusukan pada tubuh korban. “Satu tusukan namun cukup mematikan, karena ada pendarahan di jantung korban. Kami belum menemukan luka lain selain luka yang mematikan tersebut,” tandasnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *