Euro, Viral  

Raksasa Tertidur Akan Saling Bunuh

Italia vs Spanyol di laga semifinal Euro 2020. (Foto: UEFA)

[ad_1]

Dua raksasa tertidur, Italia dan Spanyol akan saling berhadapan di babak semifinal Euro 2020, Rabu 7 Juli 2021 pukul 02.00 di Stadion Wembley, London, Inggris. Kedua tim berhasrat mengukir sejarah baru bagi mereka, setelah bertahun-tahun raksasa Eropa itu ‘pingsan’.

Catatannya, Italia sudah 14 tahun tak memberikan pretasi mentereng. Prestasi terbaik mereka di kompetisi interkontinental adalah menjadi finalis Euro 2012. Begitupula Spanyol. Tim Matador itu kendor seusai menjadi juara Euro 2012. Setelah itu, dalam 3 gelaran kompetisi Euro dan Piala Dunia, Spanyol selalu kandas. Prestasi terbaik mereka hanya mencapai babak 16 besar.

Secara hitung-hitungan di atas kertas sejak babak penyisihan grup, Italia diunggulkan menang dalam laga ini. Permainan efektif Gli Azzuri diprediksi akan merepotkan lini tengah dan belakang Spanyol. Sedangkan tim Matador tak terlalu diunggulkan. Apalagi lini depan mereka lumayan mandul. Penyerang utama Spanyol, Alvaro Morata hanya berhasil cetak 2 gol dalam 5 pertandingan. Padahal ia banyak sekali mendapat peluang matang, namun ia gagal mencetak gol.

Meski begitu, kedua tim sama-sama berhasrat menang. Mereka tak mau peduli dengan catatan di atas kertas. Kedua pelatih mengaku ingin bermain seefektif mungkin dan mencetak gol secepat mungkin untuk mengunci kemenangan.

Pelatih Italia Roberto Mancini mengatakan, melawan Spanyol adalah salah satu laga terberat di Euro 2020. Memiliki segudang pemain muda berbakat dan cara permainan yang jauh berbeda ketimbang Italia. Ia mengaku akan memainkan cara yang berbeda di laga ini untuk melaju ke final.

“Spanyol tak sama dengan Belgia kemarin. Cara mainnya berbeda. Kami juga akan berbeda cara mainnya menghadapi mereka. Saya yakin kami akan menemui beberapa kesulitan di pertandingan nanti. Tapi kami juga sudah memiliki taktik lain yang akan kami terapkan. Spanyol memiliki pemain dan pelatih hebat, laga nanti akan seru untuk dinantikan,” kata Mancini di UEFA.com

Sementara itu pelatih Spanyol Luis Enrique mengaku jika Italia memiliki kemiripan dengan La Furia Roja. Mulai dari segi permainan hingga kedalaman skuad. Maka dari itu, ia melihat pertandingan nanti malam akan berjalan ketat dan menarik. Ia juga siap memberikan efek kejut kepada Italia, dan kembali memenangi pertandingan seperti laga Final Euro 2012, ketika Matador menang 4-0 atas Italia.

“Saya rasa kedua tim akan susah untuk mendominasi pertandingan. Sama-sama kuat dalam penguasaan bola. Cara menyerang dan bertahan mereka sangat menarik, tak mengandalkan satu pemain saja, namun mengandalkan permainan tim secara keseluruhan. Ini sangat sama dengan cara main kami di Spanyol. Saya rasa kedua tim akan mendapatkan momen-momen terbaik di pertandingan ini. Menarik dilihat siapa yang akan keluar sebagai pemenang di laga ketat ini,” kata Enrique.

Kini kedua tim bersua di semifinal. Ini seperti partai ulangan final Euro 2012. Saat itu Spanyol berhasil menumbangkan Italia 4-0. Bagaimana nanti malam? Akahkan kembali terulang skor itu, ataukah Italia yang akan melaju ke final?



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.