Ratusan Polisi Berangkat Jaga Pilkades 8 Desa di Banyuwangi,

Kapolresta Banyuwangi memberikan arahan kepada para perwira yang akan memimpin personil pengamanan Pilkades serentak Banyuwangi (foto:istimewa)

[ad_1]

Aparat Kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan Pilkades Serentak Banyuwangi mulai diberangkatkan ke lokasi tempat mereka ditugaskan. Pemberangkatan ini ditandai dengan pelaksanaan apel pergeseran pasukan, Selasa, 16 November 2021.  Apel digelar di halaman Polresta Banyuwangi.

“Apel pergeseran pasukan ini merupakan bukti kesungguhan Polresta Banyuwangi untuk mewujudkan pelaksanaan pengamanan Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuwangi yang aman, kondusif dan sehat, sesuai harapan bersama,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu usai memimpin apel.

Dia mengingatkan seluruh personil yang bertugas untuk selalu menjaga sikap dan perilaku saat melaksanakan pengamanan di TPS.  Dia juga menegaskan anggotanya agar benar-benar menjaga netralitas. Nasrun menambahkan, dalam pilkades ini polisi tidak mempunyai hak pilih dalam. Tugas Polisi hanya melakukan pengamanan.

“Jaga netralitas. Pedomani pasal 28 Undang-undang Nomor 2 tahun 2002, bahwa anggota  Polri dilarang ikut berpolitik praktis baik langsung pun tidak langsung. Dan apabila ada permasalahan di TPS, jangan ikut campur terkecuali telah diminta panitia pilkades,” tegasnya.

Tugas pengamanan TPS, menurutnya adalah tugas khusus. Sehingga setiap anggota harus melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan diamankan dan melakukan mapping situasi, wilayah geografis dan karakteristik masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing.

Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, Nasrun juga mengingatkan anggotanya untuk tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Ini merupakan harga mati agar pilkades serentak ini berjalan sesuai harapan dan tidak menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

“Harus benar-benar memperhatikan prokes yang ada di TPS. Agar tidak menjadi klaster baru, jika terjadi pelanggaran prokes lakukan tindakan tegas dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat,” tegasnya.

Kapolresta juga mengingatkan kepada seluruh calon kades, tim sukses pun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas. Baik menjelang maupun setelah pelaksanaan pilkades. Para calon kades dan tim sukses harus bersaing dengan sehat. “Tidak bersikap berlebihan jika memenangi pemilihan dan yang belum berhasil juga harus mengambil sikap menerima,” imbaunya. 

Diketahui delapan desa Di Banyuwangi akan menggelar pemilihan Kepala Desa secara  serentak pada 17 November 2021 besok. Desa-desa yang menggelar Pilkades adalah Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo; Desa/Kecamatan Gambiran; Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu; Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung; Desa Sumbersari, Kecamatan Srono; Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo; serta Desa Jelun dan Desa Licin, Kecamatan Licin.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.