Ratusan Rumah Rusak Berat Akibat Erupsi Gunung di Kongo

  • Bagikan


Foto kerusakan akibat gunung meletus di Kongo dan warga menyelamatkan diri.

[Kiri] Lahar merah menyala di antara reruntuhan. [Kanan] Warga Goma lari menyelamatkan diri. Foto: Guerchom Ndebo/AFP via Getty Images.

Letusan gunung berapi di Republik Demokratik Kongo pada akhir Mei 2021 menewaskan sedikitnya 15 orang. Ratusan rumah porak poranda akibatnya.

Warga berjalan melewati kepulan asap di Kota Goma. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Warga berjalan melewati kepulan asap di Kota Goma. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Gunung Nyiragongo menyemburkan lahar setelah meletus pada Sabtu (29/5) lalu, mengubah langit menjadi kemerahan. Kota yang paling dekat dari gunung tersebut adalah Goma.

Langit malam di Goma berwarna merah nyala. Foto: Alex Miles/AFP via Getty Images

Langit malam di Goma berwarna merah nyala. Foto: Alex Miles/AFP via Getty Images

Associated Press melansir, sebagian besar wilayah Goma tidak mengalami kerusakan karena aliran lava tidak sampai memasuki kota.

Bangunan yang rusak sedikit usai gunung meletus. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Bangunan yang rusak sedikit usai gunung meletus. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Namun, distrik Buhene, di pinggiran kota Goma, rusak parah. Banyak bangunan yang hangus diterjang lahar membara.

Muntahan lahar membanjiri pintu masuk rumah di pinggiran kota Goma. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Muntahan lahar membanjiri pintu masuk rumah di pinggiran kota Goma. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images

Ernestine Kabuo tinggal di Buhene. Menurut Reuters, dia terpaksa meninggalkan suami yang sedang sakit karena tidak kuat menggendongnya.

Muntahan lahar membanjiri kawasan perumahan.

Foto: Justin Katumwa/AFP via Getty Images

“Saya berulang kali mengatakan, ‘Saya tidak bisa meninggalkannya sendiri. Kami harus selalu bersama baik dalam suka maupun duka,’” tuturnya dengan nada pilu.

Rumah rusak berat diterjang lahar.

Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images​

“Saya balik lagi ke rumah dan berusaha menggendongnya, tapi tidak kuat. Saya menyelamatkan diri, dan suami hangus terpanggang. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Ini hari terkutuk.”

Warga pulang ke rumah saat asap masih mengepul. Foto: Guerchom Ndebo/AFP via Getty Images.

Warga pulang ke rumah saat asap masih mengepul. Foto: Guerchom Ndebo/AFP via Getty Images.

Unicef memperkirakan kurang lebih 30.000 penduduk Goma melarikan diri saat gunung meletus. Kebanyakan dari mereka sudah mulai pulang ke rumah masing-masing, meski ada kekhawatiran rumah rusak serta kekurangan air dan listrik.

Dua anak berjalan sambil bergandengan tangan.

Unicef mengungkapkan 150 anak-anak terpisah dari keluarga mereka, sedangkan 170 lainnya diduga hilang. Foto: Moses Sawasawa/AFP via Getty Images.

Nyiragongo termasuk gunung berapi paling aktif dan berbahaya di dunia. Lebih dari 200 jiwa tewas dan 120.000 warga kehilangan tempat tinggal ketika gunung ini meletus terakhir kali pada 2002.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *