Rektor Unesa Terpapar Covid-19, Kampus Lockdown 10 Hari

  • Bagikan
Kampus Unesa kawasan Lidahwetan Surabaya Barat. (Foto: istimewa)


Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa),  Prof Nurhasan dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkam informasi selain rektor, dalam bulan Juni 2021, sudah ada 10-15 Civitas Unesa yang terpapar Covid-19.

Kepala Humas Unesa, Vinda Maya membenarkan hal tersebut. Menindaklanjuti hal ini, Unesa pun memberlakukan larangan masuk kampus atau lockdown dan WFH bagi civitas selama 10 hari ke depan, mulai tanggal 1 Juli – 10 Juli 2021.

“Iya mbak, benar. Rektor Unesa pekan ini terdiagnosis positif (COVID-19). Saat ini sedang dirawat di RSU dr Soetomo,” kata Vinda pada Ngopibareng.Id, Jumat, 2 Juli 2021.

Terbitkan Surat Edaran Lockdown Unesa

Unesa sudah mengeluarkan surat edaran mengenai keputusan tersebut. Vinda mengungkapkan, rencanannya surat edaran tersebut akan ditambah hingga 20 Juli 2021 sesuai anjuran pemerintah dan kondisi saat ini.

“Keputusan lockdown kampus sementara karena beberapa pertimbangan. Pertama, laju pemaparan Covid-19 dan varian barunya menunjukkan peningkatan di tengah masyarakat. Kedua, karena keamanan dan kesehatan civitas academik Unesa dari virus Covid-19,” ungkap Vinda.

Selama masa lockdown tersebut, semua pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unesa dihimbau untuk tidak datang ke kampus. Diperkenankan ke kampus jika memang ada hal yang sangat mendesak.

“Dengan kondisi saat ini, saya harap masyarakat tetap disiplin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh,” imbuhnya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *