Seorang Nenek Tewas Tertabrak Kereta di Surabaya, Cucunya Selamat

Proses evakuasi jenazah tertabrak kereta api di Stasiun Tandes (Foto: Dok Call Center 112)

[ad_1]

Musrin, perempuan 56 tahun, warga Kandangan Gunung Bakti, Benowo yang menjadi korban ditabrak kereta api di sekitar Stasiun Tandes, Jumat, 1 April 2022.

Kapolsek Tandes Kompol Dani Anindito mengatakan, kecelakaan ini bermula saat nenek hendak menjemput cucunya di seberang rel KA.

“Awalnya, nenek itu hendak jemput cucunya yang berusia 6 tahun. Kemudian, mereka berjalan-jalan di sekitar rel. Mereka tak sadar dari awah belakang melintas kereta api jurusan Surabaya-Semarang,” katanya, Jumat, 1 April 2022.

Kata Danu, nenek korban dan cucunya itu berusia sekitar 6 tahun berjalan menyeberangi tiga ruas rel KA di kawasan tersebut.

Selama menyeberang, sang nenek terus memegangi sang cucu di sisi kirinya. Tiba-tiba terdengar suara klakson KA yang akan melintas.

“Warga sudah meneriaki korban awas kereta. Nah, sang nenek tersandung bebatuan di sepanjang area perlintasan rel karena mungkin ragu-ragu,” katanya.

Tubuh korban langsung terjatuh tepat di tengah rel KA ke-3 yang menjadi lajur KA Maharani melintas. Korban masih sempat berusaha untuk bangun dan mencoba keluar dari jalur kereta api.

Namun sayangnya usaha tersebut sia-sia, dan nenek itu tertabrak kereta api. “Nenek itu bangun setelah tersandung, tapi kemudian tertabrak kereta. Yang bisa diselamatkan cucunya umur enam tahun,” ujar dia.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.