Shirataki, Makanan Diet yang Populer Pengganti Nasi Putih

  • Bagikan
Ilustrasi beras Shirataki. (Foto: Istimewa)


Shirataki menjadi salah satu makanan sehat pengganti nasi. Shirataki dinyatakan sebagai makanan rendah kalori hampir mendekati nol dan tinggi serat. Shirataki sendiri berasal dari tumbuhan iles-iles atau konyaku. Tumbuhan iles-iles ini mudah tumbuh di daerah tropis dan sub tropis. Untuk mengonsumsi iles-iles ini, biasanya shirataki sudah menjadi bentuk beras dan juga mie.

Dengan kandungan yang baik bagi kesehatan, bagi orang-orang yang sedang menjalani program diet atau kesehatan, beras shirataki bisa menjadi pilihan yang dapat menggantikan beras putih.

Nol Kalori

Beras shirataki terbuat dari zat bernama glukomanan. Glukomanan merupakan salah satu jenis serat makanan alami yang larut dalam air, yang diambil dari ekstrak akar ubi gajah atau dikenal dengan konjak. Glukomanan mengandung 40 persen berat kering ubi gajah yang berasal dari Asia Tenggara.

Glukomanan terkenal memiliki kandungan kalori yang sangat rendah. Bahkan, glukomanan kerap disebut “zero calorie” karena hampir tidak memiliki kandungan kalori atau nol kalori dan nol karbohidrat. Karena kandungan kalorinya yang sangat rendah, glukomanan dalam beras shirataki dikenal sebagai bahan yang efektif untuk diet.

Selain kandungan kalori dan karbohidrat yang sangat rendah, glukomanan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Menurut hasil sistematis dari 14 studi, glukomanan dapat menurunkan kolesterol sebesar 19 mg/dL, kolesterol LDL “jahat” sebesar 16 mg/dL, trigliserida sebesar 11 mg/dL, dan gula darah sebesar 7,4 mg/dL.

Manfaat Konsumsi Beras Shirataki

1. Membantu melancarkan BAB

Shirataki mengandung serat baik untuk pencernaan. Studi Journal of American College of Nutrition menemukan bahwa manfaat dari glukomanan shirataki dapat mencegah sembelit dan dapat meningkatkan jumlah bakteri probiotik dalam feses. Sehingga ini melancarkan proses buang air besar (BAB) hingga 30 persen.

2. Menganyangkan lebih lama

Tinggi serat pada shirataki membuat perut terasa kenyang lebih lama. Menurut salah satu studi dalam National Library of Medicine, menambahkan serat glukomanan 1.200 kalori ke makanan memicu penurunan berat badan yang lebih banyak. Ini jika dibandingkan dengan mengonsumsi 1.200 kalori plus plasebo. Namun, hal tersebut tidak berdampak jika menggunakan suplemen serat tambahan seperti guar gum atau alginate.

3. Membersihkan saluran usus

Produk mie shirataki tidak sepenuhnya dicerna. Makanan tersebut akan melewati saluran pencernaan dan merangsang otot-otot di sekitar usus. Ketika proses mencerna, secara tak sadar manfaatnya dapat membersihkan saluran pencernaan dan menjaga tektur feses tetap lunak. Shirataki menciptakan asam lemak rantai pendek yang sehat di dalam tubuh, yang juga dapat membersihkan usus besar, yang membantu penyerapan mineral. Tentunya hal tersebut sangat penting untuk kesehatan pencernaan, bahkan dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Menurut Food Reviews International menemukan adanya kaitan antara penurunan kolestrol dengan konsumsi konjak, yang memiliki manfaat yakni dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Konjak dan gukomanan memiliki efek menguntungkan pada kolesterol jahat dan kolestrol baik. Makanan tersebut dapat menurunkan kadar kolestrol jahat dalam tubuh, serta menjaga kestabilan kadar kolestrol baik dalam tubuh.

5. Mengurangi jerawat

Menurut studi dalam American Journal of Dermatology and Venereology, bahwa konjak dapat mengurangi jerawat pada wajah. Artinya, secara tak langsung makanan tersebut dapat meningkatkan kesehatan kulit, juga dapat mengurangi alergi dan meningkatkan penyembuhan luka pada kulit.

6. Sumber Prebiotik

Serat glukomanan dalam shirataki dapat berperan sebagai prebiotik, yakni zat yang memberi makan bakteri dan bermanfaat untuk usus besar dalam tubuh. International Journal of Biological Macromolekules juga mencatat bahwa glukomanan tidak terurai di perut, sehingga dapat menjadi sumber makanan bagi flora usus.

Pertumbuhan bakteri usus tersebut dapat mempengaruhi kesehatan manusia, namun, kehadiran bakteri juga cukup penting bagi pencernaan dan penyerapan nutrisi. Bakteri usus juga dapat mempengaruhi aspek kesehatan lainnya, seperti menjaga mood dan berat badan tetap stabil.

7. Menjaga Kadar Gula Stabil

Manfaat dari shirataki juga dapat dirasakan bagi penderita diabetes, karena dapat membantu menstabilkan kadar gula dalam darah. Dengan adanya serat glukomanan dalam mie shirataki, pencernaan makanan akan melambat dan mengontrol pelepasan glukosa. Proses tersebut dapat mencegah kemungkinan lonjakan kadar glukosa darah. Serat glukomanan dalam mie shirataki juga larut dalam air, karena hal tersebut membuatnya mampu menstabilkan gula darah.

8. Menjaga Berat Badan

Shirataki sebagai alternatif makanan dengan karbohidrat tinggi yang mengandung glukomanan, sehingga dapat menjaga berat badan tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.

Jenis-jenis Shirataki

Dibandingkan beras shirataki, mungkin Anda lebih mengenal mie shirataki untuk membantu diet. Sebenarnya kandungan keduanya hampir sama.

1. Mie Shirataki

Mie shirataki merupakan jenis shirataki paling umum yang sering dijumpai. Hal tersebut yang tersedia dalam bentuk basah dan kering. Mengutip Fat Secret mie shirataki dengan berat 113 gram, memiliki kandungan kalori meliputi:

a. Kalori: 20 gram

b. Karbohidrat: 3 gram

c. Protein: 1 gram

2. Nasi Shirataki

Salah satu makanan pokok yang melekat pada budaya masyarakat Indonesia adalah nasi putih. Sayangnya, kandungan gula yang cukup tinggi dalam nasi putih dapat menyebabkan berbagai penyakit, yaitu diabetes atau kencing manis jika dikonsumsi berlebihan. Mengutip Fat Secret untuk 85 gram beras shirataki memiliki kandungan kalori meliputi:

1. Kalori: 5 gram

2. Karbohidrat: 2 gram

Ilustrasi nasi Shirataki, populer di kalangan orang yang diet. (Foto: Istimewa)

Tips Memasak Beras Shirataki

1. Gunakan api besar untuk memasak beras shirataki, tetapi sembari diaduk agar tidak kering.

2. Gunakan panci atau wajan yang antilengket.

3. Setelah memasak di dalam panci bisa dihangatkan di rice cooker.

4. Bisa memasak beras shirataki dengan rice cooker, seperti nasi biasanya.

5. Untuk rasa yang lebih lezat, coba olah menjadi nasi goreng.

Cara Memasak Beras Shirataki

A. Bahan:

a. 1 cup beras shirataki

b. 2,5 cup air

B. Cara memasak:

1. Cuci bersih beras shirataki (kurang lebih 2x mencuci) dengan air mengalir

2. Setelah bersih, masukan beras shirataki ke rice cooker

3. Masukan air 2,5 cup tadi ke dalam panci rice cooker

4. Masak beras shirataki layaknya memasak nasi biasa

5. Tunggu hingga matang

Rekomendasi Merek Beras Shirataki

– Konya Konya tersedia dalam ukuran 250 gram, 1 kilogram, hingga 5 kilogram. Harga beras shirataki yang dijual mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 900.000.

– Numi ukuran yang tersedia mulai dari 200 gram, 1 kilogram, dan 5 kilogram dengan harga berkisar Rp 50.000 hingga Rp 950.000.

– Genki Plant juga salah satu merk beras shirataki yang bisa didapatkan di marketplace. Genki Plant menyediakan ragam ukuran mulai dari 250 gram, 500 gram, 1 kilogram, hingga 5 kilogram. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 52.000 hingga Rp 895.000.

– Sobat Keto menyediakan beras shirataki dalam kemasan yang kecil. Mulai dari 100 gram hingga 5 kilogram. Kisaran harga dari merek ini mulai dari Rp 33.000 hingga Rp 1.200.000.

– Winmaru menyediakan beras shirataki dalam ukuran 250 gram, 500 gram, dan juga 1 kilogram. Harga beras shirataki berkisar Rp 47.000, Rp 91.500, hingga Rp 169.000.

Namun perlu diingat pula, dalam upaya diet berat badan, tidak hanya kalori yang harus diperhatikan. Anda pun harus mengubah pola makan dan gaya hidup lebih sehat dengan olahraga, memenuhi kebutuhan air yang cukup, serta meningkatkan protein dan mengurangi karbohidrat. Disarankan untuk berkonsultasi ke dokter, jika Anda ingin menurunkan berat badan, untuk langkah-langkah yang tepat.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *