Terjaring Penyekatan, 29.000 Kendaraan Diputar Balik ke Jakarta

  • Bagikan



SuaraKupang.com – Berdasarkan data dari Korlantas Polri, yang dihimpun dari sembilan polda, hingga hari kedua penyekatan terkait larangan mudik (07/05/2021) pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 29.339 kendaraan diputar balik. Perinciannya roda empat pribadi 16.063 kendaraan, roda empat penumpang 2.932 kendaraan, sepeda motor sebanyak 8.447, dan 1.737 kendaraan angkutan barang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemhub) Budi Setiyadi sempat memantau pos penyekatan di Tol Jakarta – Cikampek km 31. Menurutnya, koordinasi lintas instansi di lapangan cukup baik.

“Sejak kemarin, kami bersama kepolisian, TNI, Satpol PP turun ke lapangan membuat penyekatan di check point yang telah disepakati. Kemarin saya melakukan pengecekan di km 31 dan perbatasan Bekasi hingga Karawang. Masyarakat yang terindikasi mudik, diminta putar balik,” kata Budi dalam keterangan resminya, Sabtu (08/05/2021).

Pola masyarakat yang akan mudik saat ini sama seperti tahun lalu. Banyak yang mengatakan tinggal di Karawang, tetapi bekerja di Jakarta dan begitu pula sebaliknya.

“Untuk menyortir masyarakat yang mudik, secara kasat mata bisa terlihat. Misalnya mobil pribadi membawa barang muatan. Atau kendaraan minibus pelat hitam kok KTP beda-beda, itu pasti travel gelap,” katanya.

Menurutnya, yang menjadi permasalahan adalah penyekatan sepeda motor di perbatasan Karawang.

“Jadi kalau motor itu berpelat B atau T itu kita lebih memberikan toleransi, apalagi jika bisa menunjukkan surat keterangan dari tempatnya bekerja. Tapi kalau pelat G, pelat R, atau yang lain, atau terlihat membawa barang seperti tas ransel besar, terindikasi mudik, ya kita minta putar balik,” ungkapnya.

Terkait kemacetan di lokasi penyekatan, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas kepolisian di lapangan untuk mengurai kemacetan.

“Kemarin saya berkoordinasi dengan Karo Ops Polda Metro, jika dilakukan penyekatan betul, pasti akan terjadi antrean, karena untuk melakukan pengecekan itu butuh waktu,” imbuhnya.

Budi menjelaskan terkait kondisi lapangan, petugas di lapangan menyiasati dengan memprioritaskan pengendara yang telah menunjukkan persyaratan untuk segera lewat. Jika terjadi kemacetan cukup panjang, petugas akan melepas antrean untuk mengurai kemacetan.

“Namun jangan harap bisa lolos sampai tujuan, karena masih banyak check point yang harus dilewati, karena kan tidak hanya di km 31 ini, tapi juga di Pejagan, di Kecipir, Brebes untuk jalan nasional, sampai Kalikangkung, jadi layer-nya sangat banyak,” tegasnya.

Budi menjelaskan bahwa masing-masing petugas check point telah berkoordinasi, jika lolos di depan, maka di pos berikutnya pasti akan terkena penyekatan.


Photo Credit: Hari kedua larangan mudik, petugas Kepolisian putar balik 29.000 kendaraan kembali ke arah keberangkata di check point penyekatan arus mudik di Tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.ANTARA/Fakhri Hermansyah

 

Didik Fitrianto
Latest posts by Didik Fitrianto (see all)



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *