Tertunda, Jadwal Kembali Santri Ponpes di Jombang Masa PPKM

Suasana sepi di Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Antisipasi munculnya klaster Covid-19 masuk ke lingkungan pondok, beberapa pesantren di Jombang tunda jadwal kembalinya santri. Seperti di Ponpes Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang yang menunda jadwal kembalinya santri ke Ponpes.

Lewat keputusan tersebut, telah ditetapkan Majelis Pimpinan Ponpes Darul Ulum dengan Nomor Surat : 8595/PI/MPP-YY/B-3/VII-2021, tentang penundaan kedatangan santri ke Ponpes, yang ditanda tangani langsung KH Cholil Dahlan selaku Ketua Umum.

“Kedatangan santri yang semula dijadwalkan datang pada tanggal 9 Juli 2021 menjadi tanggal 21-22 Juli 2021 sesuai dengan jenjang pendidikan yang telah ditentukan,” ucap KH Cholil Dahlan.

Selain menunda kedatangan santri, pimpinan pondok juga mewajibkan santri untuk melaksanakan isolasi mandiri dirumah sebelum berangkat ke Ponpes. Hal tersebut dilakukan guna memastikan bahwa santri benar-benar datang ke Ponpes dengan keadaan sehat.

Harus Penuhi Persyaratan dan Prokes

Kemudian, jika santri sudah diizinkan kembali balik ke pondok. Ada beberapa syarat yang harus dibawa santri. Seperti membawa dokumen atau surat keterangan sehat dari Puskesmas dan hasil swab PCR/Antigen/Genose yang menunjukan negatif.

“Santri hanya boleh didampingi oleh 1 wali santri. Semua juga harus membawa hasil swab negatif Covid-19,” katanya lebih lanjut.

Pihaknya juga mengimbau agar semua menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Untuk menghindari terjadinya klaster Covid-19 di lingkungan Ponpes. Meskipun santri untuk sementara dilarang kembali ke pondok, pihaknya tetap memberikan pilihan bagi para santri untuk belajar.

“Wali santri juga kita kasih pilihan, bagi santri yang memilih pembelajaran secara daring juga diperbolehkan,” jelasnya.

Sikap Ponpes Tebuireng

Sama halnya dengan Ponpes Darul Ulum, Ponpes Tebuireng juga menunda jadwal kembalinya santri ke pesantren. Keputusan tersebut diambil oleh pihak pesantren sebagai langkah antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 dilingkungan Ponpes Tebuireng sehingga tidak terjadi klaster pesantren.

Keputusan menunda kedatangan santri ke Ponpes sudah disampikan kepada wali santri dengan melayangkan surat pemberitahuan dengan Nomor: 023/BPP-PTBI/VII/2021.

“Pesantren Tebuireng sudah merencanakan kedatangan santri tahun ajaran 2021/2022 dengan sebaik-baiknya. Salah satunya menjadwalkan kedatangan berdasarkan kelas dan unit sekolah, agar meminimalisir terjadinya kerumunan,” kata Mundir Pondok (Kepala Pondok) Lukman Hakim.

Akan tetapi, melihat kondisi Covid-19 di Indonesia beberapa hari terakhir ini, yang semakin mengkhawatirkan, atas berbagai pertimbangan dan musyawarah pesantren tebuireng memutuskan menunda kedatangan santri.

Sejatinya, jadwal santri kembali ke Ponpes Tebuireng sudah di rencankan pada tanggal 3-11 Juli 2021. Namun, karena adanya kebijakan PPKM Darurat, Kembalinya ponpes terpaksa diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Bagi santri yang terjadwalkan datang mulai tanggal 3-11 Juli 2021 di tunda, hingga ada informasi selanjutnya,” pungkasnya.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.