Tim Dinamit Denmark Meledak, Segel 1 Tiket Babak 8 Besar Euro

  • Bagikan
Kasper Dolberg selebrasi seusai mencetak dua gol ke gawang Wales di babak 16 besar Euro 2020. (Foto: UEFA)


Tim dinamit Denmark kembali meledak. Korbannya adalah Wales. Denmark vs Wales di babak 16 besar Euro 2020, Sabtu 26 Juni 2020 di Stadion Johan Cruijff, Amsterdam, berakhir dengan skor telak 4-0. Tiga dari 4 gol Denmark, dicetak ketika babak kedua.

Sejak menit awal, Denmark yang bermain pincang karena kehilangan Christian Eriksen, langsung menekan pertahanan Wales. Mereka meragakan penguasaan bola yang cepat. Hasilnya, menit 27, Kalsper Dolberg yang menari di jantung pertahanan Wales, berhasil memecah kebuntuan dari tendangan jarak jauh. Gol 1-0 Denmark unggul.

Wales sebenarnya mendapatkan beberapa peluang mencetak gol dari dua pemain sayap mereka, Gareth Bale dan Daniel James. Namun sepakan keras dari luar kotak penalti kedua pemain itu tak bisa merobej gawang Kasper Schmeichel. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Denmark.

Memasuki babak kedua, Denmark lagi-lagi memeragakan pressing ketat di lini tengah dan lini belakang Wales. Baru 3 menit babak kedua berjalan, Dolberg kembali mencatatkan namanya di papan skor. 2-0 Denmark unggul.

Dwi gol Dolberg tersebut istimewa. Sebab, ini adalah gol pertamanya di Johan Cruijff Arena setelah pindah dari Ajax Amsterdam dua tahun lalu. Selain itu, ia juga catatkan rekor sebagai pemain Denmark pertama yang berhasil mencetak dua gol atau lebih di kompetisi interkontinental resmi, sejak dua gol Nicklas Bendtner di Euro 2012 melawan Portugal.

Wales yang tertinggal 2 gol berbalik menyerang Denmark. 40 menit waktu untuk Wales membangun serangan, namun tak ada satupun yang berhasil mereka sarangkan. Bale, James, dan Kieffer Moore semuanya mandul.

Keasyikan menyerang, Wales malah kedodoran di lini belakang. Serangan balik Denmark berhasil dimanfaatkan oleh Joakim Mæhle menit ke-88. Sisi kanan pertahanan Wales yang kosong, berhasil ia obrak-abrik. 3-0 Denmark unggul.

Ternyata gol tersebut bukan menjadi gol terakhir bagi Tim Dinamit. Ketika pertandingan sudah memasuki babak akhir tambahan waktu, Simon Kjær cs berhasil menambah jarak kemenangan. Penyerang Denmark, Martin Braitwaite berhasil mencetak gol menit 90+6 yang juga menjadi penutup pertandingan di Amsterdam. Peluit babak kedua akhirnya dibunyikan tak lama setelah itu. 4-0 keunggulan untuk Denmark menutup laga yang dilaksanakan di Amsterdam itu.

Kemenangan telak Denmark ini membuat Tim Dinamit berhasil mengunci satu tiket di babak 8 besar Euro 2020. Mereka tinggal ‘ongkang-ongkang’ kaki menunggu calon lawan berikutnya. Apakah laju Denmark tahun ini bisa mengulangi kesuksesan seniornya jadi juara Euro 1992? Ataukan daya ledak dinamitnya sudah habis di babak 16 besar? Kita nantikan aksi Denmark di laga 8 besar Euro 2020.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *