UB Kampus Terbanyak Terima Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN

  • Bagikan
Bundaran Tugu Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur (Foto: istimewa)


Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur sudah menetapkan jumlah mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yaitu sebanyak 6.033 orang. Jumlah tersebut menempatkan UB sebagai kampus terbanyak penerima SBMPTN tahun ini.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Aulani’am mengatakan, pada tahun ini UB hanya menetapkan kuota SBMPTN sebesar 8,65 dari total peminat sebanyak 69.864 peserta.

“Daftar ulang akan dimulai pada 24 Juni dan bisa dilihat pada Selma UB. Semoga yang memilih SBMPTN tidak mengundurkan diri,” ujarnya pada Rabu 16 Juni 2021.

UB sendiri ujar Aulani’am, pada tahun ini sudah menetapkan kuota mahasiswa baru baik dari jalur undangan, tes tulis maupun mandiri dengan total 15 ribu orang.

“Sedangkan untuk kuota jalur SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri masing-masing 30 persen, 40 persen dan 30 persen,” katanya.

Sementara itu kata Aulani’am, jumlah prodi terbanyak yang menerima mahasiswa baru jalur SBMPTN  untuk kelompok saintek adalah Agroekoteknologi 327 orang, Peternakan 310 orang, Agribisnis 188 orang, Teknik Industri Pertanian 112 orang dan Kedokteran 100 orang.

“Untuk Soshum ada Ilmu Hukum 221 orang Administrasi Bisnis 168 orang, Administrasi Publik 148 orang, Akuntansi 140 orang dan Manajemen 128 orang,” ujarnya.

Bagi calon mahasiswa UB yang diterima melalui jalur SBMPTN bisa melakukan pendaftaran langsung melalui link https://selma.ub.ac.id/tata-cara-registrasi-daftar-ulang-mahasiswa-baru-dari-jalur-sbmptn-tahun-2021/.

“Semoga mahasiswa UB yang diterima nanti bisa disiplin bagaimanapun kondisinya. Pinter saja tidak cukup. Harus disiplin supaya mahasiswa bisa mengikuti. Sekarang sudah tidak gaptek lagi. Sekarang sudah siap semua dan nyaman dengan daring  Meskipun nanti tidak pandemi pasti ada yang kelas yang tidak daring,” katanya.



  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *