Unesa masih Investigasi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Lainnya

Ilustrasi tindak pelecehan seksual. (Garfis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

[ad_1]

Selain dosen berinisial H dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), akun @dear_unesacatcallers juga membeberkan fakta baru. Bahwa, ada dugaan pelecehan seksual di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Menanggapi terduga pelaku lainnya, saat ini Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unesa sedang dalam proses melakukan investigasi. Laporan yang masuk melalui Hotline resmi terus digali. Tim satgas akan melakukan pemanggilan dan investigasi serupa kepada terduga pelaku lainnya.

“Ke depan, sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 30 tahun 2021, Tim Satgas PPKS akan melakukan penanganan kekerasan seksual saat ini dan selanjutnya akan fokus melakukan program pencegahan kekerasan seksual,” kata Kepala UPT Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum.

Pihak kampus menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi berbagai pihak dalam pengusutan kasus ini. “Khususnya pada para penyintas yang telah berani untuk berbagi cerita. Ini menjadi momentum untuk perbaikan lembaga,” imbuh Vinda.

Seperti diberitakan sebelumnya, dosen H dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Unesa yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual kepada mahasiswinya saat bimbingan skripsi telah dinonaktifkan sejak Senin, 10 Januari 2022.

Selain dosen berinisial H, akun @dear_unesacatcallers kembali mengunggah sebuah postingan jika dugaan pelecahan seksual juga terjadi FBS. Guna mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual, Satgas PPKS Unesa membuka layanan pengaduan bagi seluruh civitas akademika yang mengalami kekerasan seksual melalui nomor layanan pengaduan 082142815124.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.