Vaksin dan Infodemik, Pakar Global Tekankan Kepercayaan Publik

Para pakar global dalam 'Global Vaccine Confidence Summit', Kamis 3 Juni 2021. (Foto: Istimewa)

[ad_1]

Sebuah acara menyatukan para ahli global dari seluruh sektor publik dan swasta untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan pada vaksin. Hal itu terungkap dalam ‘Global Vaccine Confidence Summit’, Kamis 3 Juni 2021.

Sebagai bagian dari Kepresidenan di G7, Pemerintah Inggris menekankan pentingnya untuk mencari solusi telah dimulai. Pemerintah Inggris dan Google Cloud mengumumkan kemitraan kolaboratif, untuk mengembangkan solusi digital baru guna mendorong kepercayaan terhadap vaksin, dan mengatasi kekeliruan informasi vaksin yang berbahaya di seluruh dunia.

Melacak Tingkat Kepercayaan terhadap Vaksin

Inggris dan para mitra akan melacak tingkat kepercayaan terhadap vaksin dan penyebaran berita hoax di negara-negara di seluruh dunia.

Selain itu, berusaha memahami ‘infodemik’ dan berbagi pengalaman terbaik dalam menyebarkan informasi kesehatan yang efektif. Bahkan, mereka pun merayakan para juara vaksin – yakni orang-orang yang berbagi informasi baik dan mendorong orang lain untuk bersedia divaksin.

Mengatasi Masa Hoaks

Selama KTT, para ahli terkemuka dunia yang berada di garis depan untuk membangun kepercayaan vaksin dan mengatasi informasi yang salah tentang vaksin mengemukakan perspektif mereka mengenai tindakan global penting yang dapat diambil oleh pemerintah dan mitra dari lintas sektor untuk mengatasi masalah ini.

Diakui, peningkatan tingkat kepercayaan, aksesibilitas, dan ketersediaan vaksin diperlukan secara global untuk mengakhiri pandemi.

Ancaman Terbesar Keamanan dan Kemanjuran

Salah satu ancaman terbesar terhadap kepercayaan terhadap vaksin adalah misinformasi. Hal ini dapat merusak persepsi publik mengenai keamanan dan kemanjuran vaksin.

“Keyakinan terhadap vaksin adalah tantangan internasional yang memerlukan tindakan internasional. Pada pertemuan Menteri Kesehatan G7 minggu ini, kami akan berbicara mengenai bagaimana mengalahkan pandemi ini di seluruh dunia dan juga bagaimana mengalahkan pandemi misinformasi dan ketidakpercayaan yang dapat menghambat penanganan pandemi di seluruh dunia,” ucap Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock MP, dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu 5 Juni 2021.

Pentingnya Kepercayaan Publik

“Kami meluncurkan, memimpin, dan memperjuangkan ‘Global Vaccine Confidence Summit’ yang dipimpin oleh ‘G7 Global Vaccine Confidence Working Group’ dengan misi untuk mempromosikan kepercayaan pada vaksin secara global,” tambahnya.

Menyampaikan pidato pada KTT tersebut, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan dukungannya dengan menyatakan :

“Pendorong utama vaksinasi adalah kepercayaan publik. Kepercayaan harus diperoleh. Untuk berhasil memvaksinasi orang-orang di seluruh dunia, pemerintah harus menerapkan berbagai strategi dan menyesuaikannya untuk tiap negara.”

Pernyataan Para Pakar Global

Will Cathcart, Kepala Whatsapp, mengatakan:

“Jika kita ingin menjangkau miliaran orang dengan vaksin – hingga orang terakhir – kita perlu bertemu orang-orang tersebut dimana mereka berada.

“Saya percaya bahwa layanan pesan pribadi dapat memainkan peran penting dalam membantu mengakhiri pandemi ini secara global, dan saya bangga akan kemitraan WhatsApp dengan lebih dari 150 organisasi kesehatan untuk menghubungkan para pengguna ke sumber informasi resmi dan untuk menjadwalkan janji temu vaksin mereka.”

Perdebatan dan Keberhasilan

Pembicara lain di KTT ini termasuk Dr Anthony S. Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS dan Kepala Penasihat Medis untuk Presiden AS, dan Dr John Nkengasong, Direktur Utama, CDC Afrika yang memperdebatkan keberhasilan dan tantangan relatif dari pembangunan kepercayaan vaksin di AS dan Afrika, dan berbagi pelajaran yang relevan untuk belahan dunia lainnya.

Dr Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, mengatakan: “Ilmu pengetahuan berkembang seiring dengan epidemi dan ada kesan bahwa terdapat pesan yang beragam saat pandemi berevolusi. Namun, sains selalu mengoreksi diri sendiri. Bukti baru dan data baru akan mengharuskan kita untuk mengubah pendekatan terhadap pandemi, rekomendasi-rekomendasi, dan juga panduan-panduan.”

Data terbaru yang diterbitkan perusahaan jajak pendapat Inggris, YouGov, menunjukkan bahwa Inggris terus menjadi negara teratas dalam hal kesediaan orang untuk menerima vaksinasi COVID-19 atau mereka yang telah divaksinasi.

Global Vaccine Confidence Summit merupakan bagian dari kontribusi Inggris yang lebih luas sebagai Presiden G7 tahun ini untuk mengakhiri pandemi dengan tingkat vaksinasi, aksesibilitas, dan kepercayaan terhadap vaksin sebagai komponen kunci.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.