Viral, Jenazah Muslim di Batam Dikremasi Karena Tertukar

Tangkapan layar pemakaman jenazah yang tertukar (Foto: Instagram @makassar_iinfo)

[ad_1]

Sebuah kejadian menghebohkan jagat maya terjadi di Batam. Bukan tanpa alasan, jenazah seorang muslim tertukar dengan jenazah keturunan Tionghoa. Jenazah pemeluk Islam itu bernama Abdul Hamid (44 tahun) asli Sulawesi Selatan. Sedangkan, yang keturunan Tionghoa bernama Sing Peng.

Jenazah Abdul Hamid telah dikremasi dan menjadi abu, tersisa tengkorak dan tulang belulangnya saja.

Sebelumnya, diketahui Abdul Hamid meninggal karena menderita penyakit asma. Hamid lantas diobservasi di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dikonfirmasi terpapar Covid-19 atau tidak. Pada tes pertama Hamid dinyatakan negatif, sayangnya, kendati negatif, pihak rumah sakit seolah mempersulit pengurusan jenazahnya.

terlepas dari itu, pihak keluarga Sing Peng mengakui tidak menemukan data identitas jenazah di kaki jenazah. Mereka mengetahui jika yang dikremasi bukan Sing Peng setelah paman Sing Peng memotret jenazah untuk dikirim ke keluarga di kampung.

Namun belum sempat mengirimkan foto tersebut, ponsel paman Sing Peng kehabisan baterai. Di saat yang sama, jenazah Abdul Hamid dikremasi, sehingga hasil jepretan itu belum diketahui bila jenazah itu bukan Sing Peng.

Ketika ponselnya nyala kembali, foto itu dikirim ke keluarga. Saat itulah baru diketahui jika jenazah Sing Peng tertukar. Keluarga lantas menghubungi pihak rumah sakit untuk meminta pertanggungjawaban.

Sementara itu, saat mengetahui anggota keluarganya telah dikremasi, keluarga Abdul Hamid tidak terima. Mereka lantas memprotes pihak rumah sakit. Keluarga Hamid pun menyayangkan kelalaian yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Namun karena sudah terlanjur terjadi, keluarga Abdul Hamid menerima secara ikhlas apa yang telah terjadi. Mereka meyakini kejadian tersebut sudah ditakdirkan Tuhan yang Maha Kuasa.

Hanya saja, pihak keluarga Abdul Hamid berharap agar rumah sakit tidak aji mumpung. Mereka berharap pengurusan jenazah tidak dipersulit karena alasan pandemi. Mereka juga meminta agar rumah sakit tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan saat pagebluk melanda.

Kasus Ditangani Polisi

Mengetahui kasus jenazah tertukar, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau turun tangan mengusut kasus ini. Pihaknya sedang mendalami dengan melakukan penyelidikan. Polda Kepri juga bertanggungjawab menguburkan dan mensalatkan abu dan tulang Abdul Hamid. Mereka pun telah meminta maaf.

Saat ini sisa abu dan bagian tubuh jenazah yang ada sudah dimakamkan di TPU Air Raja Sangkuang.

 Viral di Media Sosial

Jenazah tertukar ini pun viral di media sosial Instagram. Salah satunya diunggah ulang oleh akun @makassar_iinfo. Sejak diunggah, postingan tersebut dilihat lebih dari 28.744 lebih dan mendapat ratusan komentar. Sebagian besar warganet mengkritik pihak rumah sakit.

“Waduh, parah banget ini. Kerjanya nggak sesuai SOP,” kata akun @wowdubai21.

“Duhh, bagaimana sih. Kasihan tahu jenazah yang muslim dibakar, kita kasih mandi aja secara pelan-pelan biar nggak kesakitan,” sahut pengguna bernama @missuniberes.

“Biasanya di film bayi yang tertukar, ini mah mayat, Mana udah terlanjur dikremasi lagi,” celetuk akun @erwinwimpy.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.