Viral…Bisnis Hasil Swab Palsu di Dalam Bus, Rp90 Ribu Per Orang

Tangkapan layar seorang perempuan yang diduga petugas saat menerima uang pembayaran hasil swab palsu.

[ad_1]

Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, masih saja ada oknum yang mengambil kesempatan untuk mendapat keuntungan pribadi. Terbaru, sebuah video viral di media sosial Helo tentang aksi seorang perempuan yang diduga petugas menjual hasil tes swab kepada penumpang bus di jalan tol.

Dalam video berdurasi 13 menit, 12 detik itu, tampak seorang perempuan yang diduga petugas menggunakan APD lengkap sedang membagikan hasil swab tanpa harus menjalani tes swab. Sang petugas berdiri membelakangi kaca depan bus sembari memanggil nama masing-masing penumpang yang tertera dalam lembar hasil swab palsu tersebut.

Dalam rekaman itu terdengar percakapakan antara pembuat video tersebut dengan perempuan yang mengenakan baju hazmat putih tersebut.

“Bayar berapa itu, Bu? tanya pembuat video ini.

“90 ribu, Pak,”jawab perempuan itu sembari menerima uang dari penumpang yang membeli hasil swab palsu tersebut.

“Itu dikasih jangka waktu atau…? tanya sang pembuat video kepada perempuan itu lagi.

“24 jam, Pak,” jawabnya.

Tangkapan layar seorang perempuan yang diduga petugas menjual hasil swab palsu kepada penumpang bus di tengah jalan tol.
Tangkapan layar seorang perempuan yang diduga petugas menjual hasil swab palsu kepada penumpang bus di tengah jalan tol.

Tidak diketahui jumlah penumpang dalam bus tersebut. Namun dari tayangan ini bisa dilihat bahwa bus itu terisi penuh. Mereka terpaksa membeli hasil swab palsu itu karena mereka berada di jalan tol. Sebab, jika tidak membeli, nasib mereka bakal lebih runyam kalau harus diturunkan di tengah-tengah jalan tol.

Sebelum rekaman video ini berakhir, perempuan tersebut sempat mengatakan bahwa dirinya tidak ikhlas jika video ini diviralkan. Namun, sang videografer tersebut tetap mengambil gambar sembari mengatakan, “Loh kenapa, sekarang kan kita harus terbuka dengan semua”.

Sayang, saat pembuat konten ini menanyakan nama, petugas perempuan tersebut tak bersedia menjawab. Ia memilih diam dan melayani penumpang lain. Selain itu, tidak diketahui lokasi atau di daerah mana kejadian ini terjadi.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.