Warga Mojokerto Isoman di 150 Rumah, 49 Pasiennya Anak-anak

Wali Kota Mojokerto saat berkunjung ke rumah warga yang menjalani isolasi mandiri.(Deni Lukmantara/Ngopibareng)

[ad_1]

Berdasarkan data yang masuk pada aplikasi Gayatri per 12 Juli 2021 terdapat sebanyak 150 rumah warga yang tengah melakukan isolasi mandiri. Dan dari 150 rumah tersebut, terdapat 46 anak-anak. 

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi warga yang tengah melakukan isolasai mandiri di Kelurahan Wates, Kelurahan Kedundung dan Kelurahan Gunung Gedangan. Tujuannya untuk menyapa warga serta memastikan kondisi masyarakat serta supply kebutuhan vitamin obat-obatan bagi yang ada gejala, probiotik minyak kayu putih dan sembako serta suplemen makanan dari pemkot sudah terdistribusi. 

Orang nomor satu di Kota Mojokerto ini juga memberikan perhatian khusus bagi anak-anak yang menjalankan isolasi mandiri. Ia menjelaskan bahwa dari 46 anak yang isolasi mandiri 26 diantaranya masih berusia di bawah 10.

“Anak-anak ini kategori mudah recovery dibanding orang dewasa namun yang  perlu diwaspadai adalah ketika mereka sulit untuk makan, nafsu makannya hilang. Ini orang tua perlu mengantisipasi, jangan sampai nafsu makan turun, tidak doyan makan sehingga menurunkan imunitas mereka ini yang perlu diwaspadai,” kata Ning Ita.

Ning Ita melanjutkan, mereka yang isolasi mandiri baik lansia maupun anak-anak saat ini sudah pulih dan mereka ada yang sudah lepas pantau 10 hari atau 12 hari sehingga bisa segera berinteraksi dengan masyarakat. Kepada anak-anak ini, Ning Ita berpesan agar tidak patah semangat terutama dalam hal belajar agar bisa mencapai cita-cita meskipun harus belajar secara daring. 

Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan surat ucapan terima kasih untuk warga Kota Mojokerto yang dibacakan oleh Raymond. Salah satu anak yang tengah menjalankan isolasi bersama keluarganya di Kelurahan Wates.

Dalam surat yang dibacakan oleh Raymond tersebut  Ning Ita menyampaikan terima kasihnya kepada warga masyarakat  yang menjadi garda terdepan bagi pemerintah dalam menangulangi pandemic Covid-19 serta masyarakat yang sudah taat terhadap prokes dan mematuhi peraturan pemerintah terkait PPKM Darurat ini.



[ad_2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.